Depot Air Minum

Cara Memulai Bisnis Depot Air Minum

Kebutuhan manusia akan air minum semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, sedangkan kuantitas dan kualitas sumber air semakin berkurang sehingga masyarakat mencari alternatif untuk mendapatkan air minum, salah satunya dengan mengonsumsi air minum dari Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU).

Hal inilah yang menjadikan peluang usaha Depot Air begitu menggiurkan. Terdapat banyak alasan mengapa anda harus terjun untuk berbisnis disini, berikut ulasannya.

Alasan Peluang Bisnis Depot Air Minum

  1. Bisnis air minum akan selalu hidup karena air minum merupakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan setiap hari oleh manusia.
  2. Semakin banyak kantor, pabrik, dan tempat bekerja baru bermunculan. Ketersediaan air minum adalah kebutuhan wajib untuk para pekerja.
  3. Lebih banyak masyarakat yang lebih memilih mengeluarkan sedikit uang untuk membeli air minum daripada mengolahnya sendiri karena semakin sulit mendapat air baku yang layak untuk dimasak terutama didaerah perkotaan.
  4. Semakin banyak masyrakat / keluarga yang peduli dengan kualitas air minum

Inilah Cara Memulai Bisnis Depot Air

Nah, bagi anda yang tertarik untuk menekuni bisnis ini, maka sebaiknya perhatikan hal-hal yang perlu anda siapkan sebelum memulainya, berikut ulasannya:

  1. Siapkan Modal Usaha Anda

Modal usaha yang dibutuhkan untuk memulai Depot air berbeda-beda tergantung spesifikasi yang anda butuhkan atau berapa galon perhari yang ingin dihasilkan. Untuk air isi ulang biasa dan RO, biasanya alat-alat yang dibutuhkan bisa anda dapatkan satu persatu ataupun sepaket, karena tak jarang pabrik air minum mejualnya dalam bentuk paketan agar memudahkan anda yang baru memulai bisnis depot isi ulang air minum ini.

Alat-alat yang perlu anda lengkapi antara lain seperti alat pengisi air mineral, galon, dan alat pembersih. Dengan bermodal alat-alat tersebut maka anda bisa menjalankan bisnis air isi ulang. Simak rincian modal yang anda butuhkan diawal berikut ini:

  • Peralatan penyulingan: Rp 15.000.000
  • Listrik: Rp 150.000
  • Akomodasi: Rp 100.000
  • Biaya tambahan (tisu, tutup galon, dll): Rp 1.000.000
  • Total: Rp 16.250.000

Dengan modal sebesar kurang lebih Rp 16 jutaan anda sudah dapat memulai usaha depot air kemasan atau isi ulang yang dapat anda gunakan seumur hidup bisnis anda. Mungkin ada sedikit biaya tambahan jika anda menyewa kios dan mempekerjakan karyawan.

  •  Pilih lokasi yang tepat

Bisnis air minum isi ulang lebih cocok untuk daerah yang mementingkan ketersediaan air dengan harga terjangkau seperti pemukiman yang kesusahan air bersih untuk di masak dan mayoritas penduduknya berpenghasilan menengah ke bawah.

Sedangkan air minum bermerk lebih cocok untuk daerah yang mementingkan ketersediaan air yang sangat berkualitas dan tidak terlalu mementingkan harga seperti perkantoran dan pemukiman elit dengan mayoritas penduduknya berpenghasilan menengah keatas.

Pilihlah Jenis bisnis depot air yang cocok dengan lokasi anda, atau anda bisa memilih menjalankan semuanya. Secara umum, bisnis ini dibagi menjadi tiga kelompok:

  • Bisnis air isi ulang biasa. Air minum yang dijual biasanya tanpa merk. Harga jual air ini berkisar Rp 4.000 hingga Rp 6.000.
  • Bisnis Air RO (reverse osmosis). Air Minum hasil dari pengolahan Reverse Osmosis ini dijual dengan harga berkisar Rp 6.000 hingga Rp 8.000
  • Bisnis air mineral bermerk. Misalnya Aqua, Vit, dan Cleo, dll. Air minum jenis ini dijual mulai Rp 12.000 s.d. Rp 18.000. Tergantung merk dan lokasi penjualan.
  • Memenuhi izin dan mematuhi peraturan

Untuk memulai jangan lupa untuk mengetahui dan mematuhi peraturan yang berlaku. Berdasarkan Pasal 2 Kepmenperindag 651/2004, ada beberapa persyaratan yang perlu dipatuhi dan diikuti pelaku bisnis depot air isi ulang, yaitu:

  • Depot air wajib memiliki Tanda Daftar Industri (TDI) dan Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP) dengan nilai investasi perusahaan seluruhnya sampai dengan Rp. 200 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
  • Depot air wajib memiliki Surat Jaminan Pasok Air Baku dari PDAM atau perusahaan yang memiliki Izin Pengambilan Air dari Instansi yang berwenang.
  • Depot air wajib memiliki laporan hasil uji air minum yang dihasilkan dari laboratorium pemeriksaan kualitas air yang ditunjuk pemerintah kabupaten/kota atau yang terakreditasi.
  • Belajar dari yang sudah berpengalaman

Cobalah untuk bertanya ke depot air di sekitar anda. Hal Ini penting karena anda bisa bertanya mengenai rekomendasi penyedia depot air minum, dan tips memulai bisnis ini, hingga mengetahui informasi terbaru atau bahkan bermitra dengan mereka.

  • Lakukan Promosi

Anda harus melakukan promosi dengan menawarkan produk anda kepada lingkungan sekitar mulai dari tetangga dan kerabat terdekat. Tempelkan juga hasil ijin dinas kesehatan supaya calon pembeli semakin yakin. Buatlah spanduk yang besar, mencolok, dan mudah dibaca supaya calon pembeli mengetahui bahwa anda menjual produk yang mereka cari.

  • Berikan Pinajam Galon

Jika anda adalah orang pertama yang berjualan air didaerah tempat anda, cobalah untuk menyediakan peminjaman galon gratis untuk pelanggan – pelanggan awal. Hal ini perlu dilakukan agar pembeli mau beralih dari air hasil olahan sendiri menuju air minum isi ulang.

Tips Memilih Nama Depot Air Minum yang Bagus dan Menarik

Depot-Air-Minum

Nah, jika anda sudah yakin akan terjun kedalam bisnis depot isi ulang air minum ini, dan anda masih kebingungan dalam memberi nama pada usaha anda, maka anda bisa menerapkan tips berikut ini:

  1. Menggunakan kata atau istilah air atau bahasa lain dari air.

Gunakanlah kata atau istilah yang mengandung makna “air”. Penggunaannya akan menunjukan bahwa usaha anda merupakan usaha yang bergerak dalam bidang air.

Contohnya: water, hydro, tirta dan masih banyak lagi.

  • Menggunakan nama pemilik

Bisa juga menggunakan nama anda atau istri atau anak anda, agar mudah dikenal oleh konsumen. Apalagi jika anda adalah orang yang cukup dikenal dan memiliki jaringan pertemanan, sudah pasti lebih mudah dikenal.

  • Menggunakan nama kota atau daerah

Selain nama anda sendiri, anda juga bisa menggunakan nama kota atau daerah kios anda berdiri. Agar lebih spesifik, anda juga bisa menggunakan nama yang menggambarkan lokasi kios anda beridi misalkan di belokan, pertigaan, perempatan, tanjakan, dll.

  • Menggunakan nama atau kata yang mengandung makna baik

Seperti: Segar, Sehat, Sumber Rejeki, Anugerah, Barokah, Asri, dan lain sebagainya.

  • Singkat, Padat, Jelas.

Pilihkan nama yang singkat, padat, dan jelas sehingga mudah dikenal, mudah disebutkan, dan mudah diingat pelanggan. Hindari menggunakan nama yang panjang dan sulit diucapkan.

Tahukan anda bahwa bisnis depot air minum isi ulang bukan hanya sekedar bisnis semata. Usaha yang akan anda jalankan ini sangat berdampak kepada lingkungan anda dimana anda membantu masyarakat mendapatkan air minum yang bersih dan higienis sehingga siap konsumsi.